Dampak Negatif Pembangunan Terhadap Lingkungan: Kajian Ekokritik pada Pohon Pongo Di Kalimantan Tengah

Authors

  • Afidha Anhar Universitas Sanata Dharma, Indonesia
  • Setya Tri Nugraha Universitas Sanata Dharma, Indonesia
  • Novita Dewi Universitas Sanata Dharma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15642/suluk.2024.6.2.162-182

Keywords:

ekokritik, ekokritik sastra, cerpen, pohon pongo

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah mengenai fenomena kerusakan lingkungan beserta relasinya dengan manusia dalam cerpen “Pohon Pongo”. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk fenomena kerusakan lingkungan dan hubungan manusia dengan lingkungan dalam cerpen “Pohon Pongo” karya Rinto Andriono. Data primer penelitian ini bersumber dari laman Dalang Publishing yang dikaji dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen “Pohon Pongo” karya Rinto Andriono terdapat 1) bentuk relasi manusia dan lingkungan, berupa sikap tanggung jawab moral dan kasih sayang dan peduli terhadap alam, 2) bentuk kerusakan lingkungan yang meliputi penebangan dan pembakaran hutan untuk perluasan lahan perkebunan, pencemaran udara, dan kekerasan terhadap satwa, 3) kajian ekologi budaya yang berupa kebiasaan atau kepercayaan masyarakat yang memepercayai adanya Sang Roh Rimba.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arafah, B., Abbas, H., & Hikmah, N. (2021). Saving the environment: Environmental Lessons in Colin Thiele’s February Dragon. Journal of Language Teaching and Research, 12(6), 935–941. https://doi.org/10.17507/JLTR.1206.09

Buch, E. D. (2015). Anthropology of Aging and Care. Annual Review Anthropology, 44, 277–293.

Buell, Lawrence. (1995). The Environmental Imagination. Camridge: Harvard University Press.

Dewi, N. (2016). Ekokritik dalam sastra Indonesia : Kajian sastra yang memihak. Adabiyyat, XI (2), 19–37.

Endraswara, S. (2016). Sastra Ekologis Teori dan Praktik Pengkajian. Yogyakarta: CAPS.

Harsono, Siswo. (2008). “Ekokritik: Kritik Sastra Berwawasan Lingkungan.” Jurnal Kajian Sastra. Vol. 32. No 1. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/kajiansastra/article/view/2702

Jumrah, J. (2019). Fenomena Kerusakan Alam dalam Kumpulan Cerpen Acuh Tak Acuh Karya Korrie Layun Rampan: Suatu Kajian Ekokritik Gred (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).

Keraf, S. A. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Jakarta. Kompas Media Nusantara.

Kusmana, Suherli. (2014). Kreativitas Menulis. Yogyakarta: Ombak.

Kosasih, E. (2008). Aperesiasi Sastra Indonesia. Jakarta: Nobel Edumedia.

Mahayana, M. S. (2008). Ekstrinsikalitas sastra Indonesia. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Merta, I. K. F. P., Suandi, I. N., & Wendra, I. W. (2022). Ekokritik dalam Kumpulan Cerpen Kisah Ganjil Tentang Pelaut dan Kisah-Kisah Lainnya. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 12(3), 323-329.

Ramadhani, S., Nensilianti, N., & Suarni, S. (2020). Relasi Manusia dengan Lingkungan dalam Kumpulan Cerpen Danau Sembuluh Karya Muhammad Yasir: Kajian Ekokritik Glotfelty. Gramatika" Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan", 8(1), 38-50.

Saputra, S. D., Gabriel J, T., & Halkis, M. (2021). Analisis Strategi Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Pertahanan (Studi Kasus Upaya Pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara) Strategy Analysis Relocation Of The Capital City Of Indonesia From Defense Economic Perspective (Case Study Of Relocation Of The Capital City From DKI Jakarta To Kutai Kartanegara And Penajam Paser Utara). In 192 | Jurnal Ekonomi Pertahanan | (Vol. 7).

Sukmawan, Sony. (2016). Ekokritik Sastra. Malang: UB Press.

Wiyatmi. (2016). Conquest and care for preservation of nature and environment in the novel Amba by Laksmi Pamuntajak : Study ecocriticsm. Humaniora, 28 (3 Oktober), 315--323.

Wiyatmi, Suryatma, M., & Swastikasari, E. (2017). Ekofeminisme : Kritik sastra berwawasan ekologis dan feminis. Yogyakarta: Cantrik Pustaka

Wiyatmi, Novita Dewi, M.A. (Hons), Madya, dan Mawar Safei. (2021). Sastra Hijau di Indonesia dan Malaysia dalam Kajian Ekokritik dan Ekofeminisme. Yogyakarta: Cantrik Pustaka.

Yudari, A. K. S. (2020). Ekokritik Sastra: Sebuah Kearifan Lingkungan dalam Novel ‘Ping! A Message From Borneo’. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan, 20(1), 92-98.

Yuliyani, L. (2023). Hubungan Manusia dengan Lingkungan dalam Cerpen Kayu Naga Karya Korrie Layun Rampan (Kajian Ekokritik Greg Garrard). Medan Makna: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan, 21(1), 13-24.

Published

2024-09-30

How to Cite

Anhar, A., Nugraha, S. T., & Dewi, N. (2024). Dampak Negatif Pembangunan Terhadap Lingkungan: Kajian Ekokritik pada Pohon Pongo Di Kalimantan Tengah. SULUK : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 6(2), 162–182. https://doi.org/10.15642/suluk.2024.6.2.162-182

Issue

Section

Articles