Teori Konflik Kekuasaan dan Dinamika Politik di Indonesia

Authors

  • Shofiyya Mawaddah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Imam Ibnu Hajar UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Wasid UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/qurthuba.2024.8.1.14-31

Keywords:

Konflik; Kekuasaan; Politik

Abstract

Teori konflik kekuasaan adalah salah satu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis fenomena konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa konflik sosial merupakan hasil dari ketidaksetaraan, perbedaan kepentingan, dan persaingan antara kelompok atau individu yang memiliki akses yang berbeda terhadap sumber daya dan kekuasaan. Teori ini juga menekankan peran konflik dalam memicu perubahan sosial yang lebih adil dan demokratis. Dinamika politik di Indonesia merupakan salah satu contoh penerapan teori konflik kekuasaan dalam kajian empiris. Indonesia adalah negara yang memiliki keragaman etnis, agama, budaya, dan wilayah yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan konflik sosial antara kelompok-kelompok yang berbeda. Beberapa isu yang menjadi sumber konflik di Indonesia antara lain adalah ketimpangan ekonomi, penindasan politik, korupsi, gerakan separatisme, dan intoleransi. Dalam menghadapi konflik-konflik tersebut, Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan perdamaian, rekonsiliasi, dan transformasi sosial. Beberapa upaya tersebut antara lain adalah reformasi politik, desentralisasi, pemberantasan korupsi, dialog antar kelompok, dan penguatan demokrasi. Teori konflik kekuasaan dapat membantu kita memahami sumber, bentuk, dan konsekuensi konflik sosial di Indonesia, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Teori ini juga dapat memberikan pandangan kritis dan alternatif dalam melihat dan menyelesaikan konflik sosial di Indonesia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aziz SR, A. (2019). Transformasi konflik dan peran pemerintah daerah. Journal of Urban Sociology,

Hayat, H. (2013). TEORI KONFLIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM: INTERKONEKSI ISLAM DAN SOSIAL. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika, 10

Nugroho, A. C. (2021). Teori Utama Sosiologi Komunikasi (Fungsionalisme Struktural, Teori Konflik, Interaksi Simbolik). Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa, 2(2).

Mugiyanto, M. (2022). Hubungan Oligarki Kekuasaan Dengan Politik Hukum Penguasa. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia,

Nugroho, H. (2012). Demokrasi Dan Demokratisasi: sebuah kerangka konseptual untuk memahami dinamika sosial-politik di Indonesia. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 1(1).

Wahyudi, D. Y. (2015). Kerajaan Majapahit: dinamika dalam sejarah Nusantara. Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(1),

Fadilah, G. (2021). Implikasi Teori-teori Konflik terhadap Realitas Sosial Masa Kini: Tinjauan Pemikiran Para Tokoh Sosiologi. Journal of Society and Development,

Nur, M., Usman, U., & Safwadi, I. (2018). Dinamika Politik Partai Lokal dan Nasional Pada Pemilukada di Aceh, Tahun 2017. Jurnal Humaniora: Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi Dan Hukum,

Sumartias, S., & Rahmat, A. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi konflik sosial. Jurnal Penelitian Komunikasi, 16(1).

Akmal, D. U. (2021). Politik Reformasi Hukum: Pembentukan Sistem Hukum Nasional Yang Diharapkan. Jurnal Ilmiah Hukum dan Keadilan, 8(1)

Downloads

Published

2024-09-07

How to Cite

Shofiyya Mawaddah, Imam Ibnu Hajar, & Wasid. (2024). Teori Konflik Kekuasaan dan Dinamika Politik di Indonesia. Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization, 8(1), 14–31. https://doi.org/10.15642/qurthuba.2024.8.1.14-31

Issue

Section

Articles