Perubahan Kepemimpinan Karismatik Menuju Distorsi Otoritas: Jejak Malapraktik Kekuasaan Kiai dalam Sejarah Pesantren

Authors

  • Khanabi Alwi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Ulinnuha Abdurrahman UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Ahmad Sun'an Pambudi UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Ahmad Wildan Rofrofil Akmal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang https://orcid.org/0009-0006-8403-1235

Keywords:

charismatic leadership, clerical authority, kiai, pesantren, sexual violence

Abstract

In the history of Islam in the Indonesian archipelago, pesantren have positioned the kiai as a central figure endowed with strong scholarly authority and charismatic leadership. However, in practice, charisma that is not accompanied by mechanisms of control and accountability may become distorted into an abuse of power. This article aims to analyze the shift of charismatic leadership toward authoritarian malpractice in the historical context of pesantren, focusing on cases of sexual violence against students as documented in a court ruling. This study employs a qualitative approach based on library research, with the primary source being Decision Number 136/Pid.Sus/PN Smp/2025 of the Sumenep District Court. The data are analyzed using a descriptive-analytical method to identify patterns of power relations, forms of religious legitimization, and their impacts on victims. The findings indicate that charismatic leadership, when detached from ethical control and structural oversight, has the potential to transform into an instrument of domination that facilitates sexual violence rooted in hierarchical relations and absolute obedience. The case examined reveals a significant gap between the ideal image of the kiai as a moral guardian of the pesantren and the empirical reality of distorted authority that undermines students’ dignity. This study underscores the importance of historical reflection and structural evaluation of pesantren leadership models to preserve the integrity of pesantren as educational and moral institutions within Islamic civilization.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurahman, D. (2011). Metodologi penelitian sejarah islam. Penerbit Ombak.

Alwi, K. (2023). Kepemimpinan Rasulullah dalam Perspektif Teori Ohio dan Michigan. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Chotimah, C., & Mujahid, B. I. (2024). Kepemimpinan Kyai Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Santri Melalui Kewirausahaan (Studi Kasus di Ponpes Fathul Ulum Diwek – Jombang ). Pediaqu:Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(2), 810–821.

Citriadin, Y. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Suatu Pendekatan Dasar. Sanabil Publising.

Dhofier, Z. (1985). Tradisi Pesantren Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. LP3ES.

Halim, A., Suhartini, R., & Dkk. (2005). Manajemen Pesantren (M. C. Arif & A. S. AS (eds.)). Pustaka Pesantren.

Harlen, S. A. (2022). Pemenuhan Hak Santri Atas Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh Oknum Pondok Pesantren. Jurnal HAM, 13(2), 199–214.

House, R. J., & Howell, J. M. (1992). Personality and Charismatic Leadership. Leadership Quarterly, 3(2), 81–108.

Huda, I. T., Muhid, & Hantira, B. (2026). Pembelaan Jalal Al-Din Al-Suyuti Atas Kritik Ibn Jauzi Terhadap Hadis Sunan Abi Daud. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 6(1), 645–655.

Laffan, M. (2011). Sejarah Islam di Nusantara. Mizan Digital Publising.

Lubis, M. (2013). Manusia Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Madjid, N. (1999). Islam Doktrin dan Peradaban (IV). Paramadina.

Maulidia, Z. K., Arimbi, D. A., & Srimulyani, N. E. (2025). Holy Institution, Unholy Reality: Analisis Wacana Kritis Terhadap Sudut Pandang Vice Indonesia Tentang Kekerasan Seksual Pesantren. SIBATIK JOURNAL, 4(10), 3079–3096.

Nadir, M., Bakhtiar, Y., Husain, M., Faizin, R. N., & Rohman, A. (2023). Analisis Model Kepemimpinan Kharismatik di Pondok Pesantren Ibnu Sina Setail Genteng. In Jurnal Tarbiyatuna (Vol. 4, Issue 2).

Najib, M. (2023). Analisis Putusan Hakim Nomor 1504/Pdt.G/2022/PA.Klt di Pengadilan Agama Klaten tentang Perceraian Dengan Alasan Threesome yang Berakibat Kekerasan. Universitas Islam Indonesia.

Napitupulu, Y. R., & Julio, B. A. (2023). Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur pada Anak Indonesia. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(10), 3088–3095.

Nazila, S. D., & Asri, Z. Y. (2025). Penyimpangan Moral dalam Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan : Analisis terhadap Al- Anfal: 27 dan An-Nisa: 135. Spiritus : Religious Studies and Education Journal, 3(2), 39–46.

Ni’am, M. F. (2023). Menakar Kembali Otoritas Ulama : Antara Kesalehan dan Komodifikasi Agama. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 8(2), 135–160.

Nugraha, R. A. (2021). Kekerasan Seksual dalam Perspektif Dominasi Kuasa. Ijougs: Indonesia Journal of Gender Studies, 3(1), 79–87.

Nurmayani, Zulchoiroh, S., Tussalmi, A., Yovani, S., & Perdiansyah, I. (2025). Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Keagamaan : Studi Literatur atas Kasus Kasus di Pesantren Indonesia. Jurnal Inovasi Dan Kolaborasi Nusantara, 06(2), 149–157.

Pebriaisyah, B. F., Wilodati, & Komariah, S. (2022). Kekerasan seksual kyai terhadap santri perempuan di pesantren. Kafa’ah: Journal of Gender Studies, 12(2), 134–149.

Pratiwi, A. M. (2021). Mengupayakan Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Melalui Aktivisme Tagar : Kesempatan dan Kerentanan di Indonesia. Jurnal Perempuan, 26(3), 207–217.

Putusan Nomor 136/Pid.Sus/PN Smp (2025).

Qomalasari, N. (2025). Kepemimpinan Karismatik Pengasuh dalam Membentuk Karakter Santri di Pesantren Putri Assa’adah Terboyo Kota Semarang Tahun Ajaran 2024/2025. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Rahman, N. E., Mas’od, M. M., & Faton, M. (2024). Korelasi antara Tingkat Stigma dan Upaya Normalisasi Stigma oleh Oknum Pemuka Agama yang Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(2), 276–296.

Rahmawati, D. W. (2023). Faktor Penyebab dan Penanggulangan Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren Kulon Progo. Universitas Islam Indonesia.

Rofidah, L., & Syam, N. (2021). Fenomenologi Relasi Santri-Kiai di Pesantren : Motif Nata Sandal di Kalangan Santri. Jurnal Tarbawi STAI Al Fithrah, 10(1), 33–48.

Sabella, J., Setyarani, E. R., & Sagita, J. S. (2025). Isu Pelanggaran HAM Terkait Kekerasan Seksual oleh Tokoh Agama dalam Perspektif Agama Islam dan Kristen. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 3(2). https://doi.org/10.11111/Moderasi.xxxxxxx

Steenbrink, K. A. (1985). Pesantren Madrasah Sekolah. TP.

Syauket, A., Saimima, I. D. S., Simarmata, R. P., Aidy, W. R., Zainab, N., Prayitno, R. B., & Cabui, C. E. (2022). Sextortion Fenomena Pemerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan. Jurnal Kajian Ilmiah, 22(3), 219–230.

Winarno, E. P., Islah, Suharto, T., & Muharom, F. (2025). Investigasi Pendidikan Islam Terhadap Kuasa Otoritas Kekerasan Seksual di Pesantren. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 19(2), 958–972.

Yamani, U. K., Gunawan, W., & Fedryansyah, M. (2023). Konstruksi Sosial Kekerasan Seksual pada Anak di Pondok Pesantren Manarul Huda Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(3), 1600–1612.

Zufadli, Z., Jamrizal, J., & Anwar, K. (2024). Peran Kepemimpinan Kharismatik Dan Transformasional Dalam Mendorong Inovasi Di Pondok Pesantren Jauharul Falah. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(2).

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Alwi, K., Abdurrahman, U., Pambudi, A. S. ., & Akmal, A. W. R. (2026). Perubahan Kepemimpinan Karismatik Menuju Distorsi Otoritas: Jejak Malapraktik Kekuasaan Kiai dalam Sejarah Pesantren. Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization, 10(2), 99–113. Retrieved from https://jurnalfahum.uinsa.ac.id/index.php/qurthuba/article/view/2041

Issue

Section

Articles